Selasa, 15 Februari 2011

Buku prestasi santri

JUARA UMUM DI PONPES AT-TOHIRIYAH



DOAKAN KAMI  IBU, BAPAK,
SEMOGA KAMI MENJADI ANAK YANG SHALEH DAN SHALEHAH














BUKU PRESTASI SANTRI
TPQ AL-AMIN














Nama             : ……………………………….
Alamat          : ……………………………….
Orang Tua    : ……………………………….


PONDOK PESANTREN AL-QURAN AL- AMIN
TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN
Jl. HR Boenyamin Gg. Gn Sindoro Pabuwaran
Telp. 0281 625452 Purwokerto 53124



IKRAR SANTRI
TAMAN PENDIDIKAN AL QUR’AN


KAMI SANTRIWAN SANTRIWATI
TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN
AL-AMIN

DEMI BAKTIKU KEPADA ILAHI
CINTAKU KEPADA NABIKU DAN KEPADA AL-QUR’AN SUCI
AKU BERJANJI:

1.     RAJIN SHOLAT SEPANJANG HAYAT
2.     TAK LUPA MENGAJI SETIAP HARI
3.     BERBAKTI KEADA AYAH IBU
4.     TAAT DAN HORMAT KEPADA GURU
5.     MENUNTUT ILMU TIADA JEMU
6.     SETIA KAWAN DAN SUKA MEMAAFKAN

kEPENGURUSAN 2010-2011



KETUA                       : Abdul Latif Akhmad

WAKIL KETUA          : Siti Musfiroh

SEKRETARIS                        : Leny Bidayati

BENDAHARA                        : Aseh Nur Hidayat


SEKSI PENGEMBANGAN DAN   PENDIDIKAN :

Ø  Muammar
Ø  Yusuf Musyafa
Ø  Purbajati Nur
Ø  Hamdiyah

KESENIAN DAN KETERAMPILAN :
Ø  Ghozali
Ø  Irham Azizi
Ø  Siti Yohan Umayyah
Ø  Chusnul Khotimah

SEKSI BIMBINGAN DAN PENYULUHAN :
Ø  Khoirul Umam
Ø  Eko Firmansyah
Ø  Roihatul Jannah

Senin, 24 Januari 2011

Gadis Kecilku yang Sabar


Oleh Choiriyah

Selasa , 25 Januari 2011

Never leave me alone Ya Allah


Ya Allah ketika Engkau meninggikan langit-langit dan meletakkan Neraca Keadilan kepada dunia ini, kiranya atas rahmat-Mu aku berada dalam keadilan-Mu. Jangan biarkan aku sendiri Ya Rahman Ya Rahim;

Sabtu, 01 Januari 2011

berdoa yang baik

Adab Berdoa yang Baik

1 sabtu, jan 2011 ,

Ada beberapa adab dan etika bagi orang yang berdoa agar doanya dikabulkan oleh Allah, di antaranya:

1. Mengawali doa dengan memanjatkan puji-pujian kepada Allah serta shalawat dan salam kepada Rasulullah.

2. Menjauhi perkara yang diharamkan.

3. Hatinya ikhlas.

4. Melakukan amal saleh terlebih dahulu.

5. Berdoa semata-mata kepada Allah.

6. Berdoa dalam keadaan suci.

7. Menghadap kiblat.

8. Memperbanyak puji-pujian kepada Allah dan membaca shalawat kepada Nabi saw.

9. Membuka kedua telapak tangan dan mengangkatnya setinggi pundak.

 perlu kita ketahui dan garis bawahi.... bahwa boa adalah salah satu bentuk dari perwujudan penghambaan seseorang, maka ketika berdoa niatkan untuk ibadah. tugas kita sebagai seorang hamba adalah meminta kepada Alloh SWT. sedangkan masalah ijabah adalah kehendak-Nya. jika engkau mengaku beriman dan yakin akan janji janji-Nya.. buktikan... dan ikhlaskanlah hati kita, serahkanlah pada-Nya.
dengan penuh roja' dan ikhtiar sehingga tidak berputus asa akan segala permintaan dan doa doa kita. 
yakin dan ingatlah....
addu'au muchul 'ibadah.......
addu'au syaiful mu'minin.....
teruslah berdoa, berharap.. dan takutlah akan adzab dan murka-Nya

Semoga kita semua termasuk golongan yang terus istiqomah untuk senantiasa beribadah dan berperang menundukkan hawa nafsu kita. sepedih apapun itu belum seberapa dibandingkan siksaan Alloh SWT...
allahumma ati nufusana taqwaha faanta khoiru aman zakkaha wa maulaha... amiin.

adalah sebuah lagu yang berjudul ilahi nas'aluk bil ismil a'dzom

اِلهى نسالك بالاسم الاعظم    وجاه المصطفى فرّج علينا
ببسم ِلله مولناابتدينا            ونحمده عجى نعماه فىنا

توسلنا به فى كلّ امر         غياث الخلك رب العالمىن
وبالاسماءماوردت بنص     ومافى الغيب محزونا مصونا
بكل كتاب انزله تعلى        وقران شفا للمومنين ياالهى


semoga bermanfaaat dunia dan akhirat
 

Senin, 06 Desember 2010

right ass in the right place

Jangan Gunakan Posisi Ini Saat Buang Air Besar!!!

Ditulis oleh Nenglya pada 30 Nov, 2010 | Kategori: Tahukah Kamu?
“Right Ass In The Right Place”
Gak cuman makan doank ada aturannya… Buang air besar atau yang sering kita sebut Eek atau Boker juga ada aturannya :D
Mau tau aturannya? Nih dia…
Berikut posisi yang baik dan benar :
Posisi Awal
Merupakan sikap sempurna dengan tekad yang kuat dan tulus sesorang yg hendak melakukan buang air.
1. Tegapkan badan dengan kedua tangan lurus disamping pinggang
2. Kumpulkan niat ikhlas dan katakan: “saya bisa mengeluarkan mu sobat”
3. Tunjukkan kasih sayang seorang manusia kepada eeknya (tapi sebaiknya jangan kecup kening eek mu sendiri)
Posisi Yang Benar
Posisi ini adalah posisi yang layak dijadikan suri tauladan dalam melakukan buang air besar. Posisi ini akan membawa berkah dan rejeki bagi penirunya.
1. Duduk manis dengan senyum yang sumringah.
2. Letakan tangan kiri diatas dengkul dan tangan kanan melakukan gerakan ular (relaksasi)
3. Ingat selalu, ‘pantat adalah teman’ dan ikhlaskan boker anda memasuki lembar kehidupan baru dengan petualangan yang liar dan mendebarkan.
Berikut posisi yang salah dan sangat tidak dianjurkan :
Disorientasi
Posisi ini merupakan kesalahpahaman antara pantat dan otak kiri anda, atau mungkin dengan kejiwaan anda. Anda meletakkan pantat tidak pada tempatnya melainkan ditampungan aer diatas kloset. Hal ini akan menciptakan konflik antara anda pantat anda dan orang tua anda.
Akibatnya :
1. eek anda akan gepeng,
2. eek anda tidak sampai ke tujuan dengan selamat
3. anda akan membersihkan eek anda dikemudian hari
Closet Phobia
Penyakit posisi ini adalah tekanan batin atas pengalaman buruk yang sudah terjadi antara anda dan pantat andan dengan closet. Misalkan pernah ada tangan keluar dari kloset dan merenggut semua eek dan kremi anda sampai tak bersisa. Atau anda pernah kehilangan sahabat karena kloset.
Akibatnya :
1. Tercecernya eek anda
2. Closet anda cepat lambat akan tersinggung.
Kick The Wall
Posisi ini memang membuat anda terlihat kuat dan gagah. Namun, posisi ini akan meningkatkan kontraksi otot dubur anda, yang membuat ligamen dan streoponijiko dan bridal anda menjadi melebar. Akhirnya hasil eek yang keluar tidak akan bagus dan menarik.
Akibatnya :
1. Eek yang dihasilkan menjadi tidak bagus.
2. Tembok anda menjadi rusak.
Kayang
Posisi ini memang meningkatkan akurasi anda dalam mengirim eek ada ke kloset. Disamping itu badan anda akan menjadi lebih bugar. Namun, sulit bagi anda untuk melihat secara langsung eek anda yang keluar. Hal ini membuat sebuah tembok pemisah antara anda dan eek anda.
Akibatnya : Renggangnya hubungan anda dengan eek anda.
Semoga anda buang air dengan sewajarnya, gunakan selalu sabun, hindari keinginan untuk menunda cebok dan hindari juga rasa penasaran akan rasanya eek.

Senin, 29 November 2010

Alasan Salah untuk Maju

Alasan Salah untuk Maju

15 January 2007
2007 Januari 15 17:39
*”Adalah SULIT untuk melakukan apa yang kita HARUS, dan lebih MUDAH melakukan apa yang kita INGIN.” *
Diinspirasi dari materi oleh: Chuck Gallozzi dan David Regler
Anda, pasti punya target, sasaran, cita-cita, dan tujuan.
Ya itu pasti, tapi lebih pasti lagi ini: Semuanya bukan tentang Anda yang sekarang, bukan Anda yang hari ini, bukan Anda yang saat ini, dan bukan Anda pada detik ini. Anda tidak ingin tetap sama seperti sekarang. Anda ingin yang lebih baik, yang lebih membahagiakan.
Ingatlah, semua itu hanya punya satu arti: Anda ingin perubahan. Anda, sedang menjalani perubahan. Anda memutuskan berbagai hal dan menjalankan berbagai tindakan, dalam rangka perubahan. Silahkan itu Anda teruskan, tapi mungkin, Anda perlu merenungi beberapa hal. Beberapa hal berkaitan dengan sebab dan musabab, yang menyebabkan Anda memilih untuk
berubah. Tepat atau tidaknya alasan Anda, akan menentukan hasil dari upaya perubahan Anda.
*ALASAN UNTUK BERUBAH HARUS BENAR*
Alasan untuk berubah (baca: maju), bisa bermacam-macam. Apa yang perlu Anda waspadai adalah, jika alasan Anda tidak tepat, maka apa yang Anda targetkan, sasar atau tuju, tak akan pernah kesampaian. Jadi, Anda perlu untuk selalu mengevaluasi sebab-sebab yang membuat Anda ingin berubah.
Contoh paling sederhana. Jika Anda sebagai karyawan telah memutuskan untuk “mengundurkan diri” dan berubah menjadi enterpreneur, pertanyaan pertama yang harus Anda jawab adalah, benarkan Anda “mengundurkan diri”, atau apa yang sesungguhnya Anda lakukan adalah “memajukan diri”?
Pak Arief (mantan direktur eksekutif WTC Jakarta), menginspirasi Saya dengan pertanyaan ini. Saat beliau mengetahui Saya memutuskan untuk “mengundurkan diri” dari perusahaan tempat Saya bekerja, lima bulan yang lalu, dan berganti profesi menjadi trainer, beliau lewat stafnya berkomentar, “Bagus, dan ingatlah bahwa Anda bukan mengundurkan diri, melainkan memajukan diri.” Beliau benar, sebab untuk itulah Saya mengambil sikap dan memutuskan untuk berubah. Untuk memajukan diri. Bagaimana dengan Anda?
Apapun yang menjadi target perubahan Anda, alasan Anda untuk berubahlah yang menjadi tolok ukur keberhasilan Anda. Dan salah satu alasan yang tidak boleh Anda tinggalkan, adalah karena Anda telah siap MENERIMA segala konsekuensinya.
Kini Anda telah melakukannya. Maka Anda, memang harus siap menerima. Anda tidak akan bisa menerima, jika alasan Anda untuk berubah telah melenceng kemana-mana. Dan jika itu terjadi, mungkin Anda perlu sekali lagi meng-adjust-nya. Sikap menerima erat kaitannya dengan penerimaan terhadap diri sendiri dan
terhadap diri orang lain. Berikut ini, adalah beberapa hal yang bisa Anda renungkan, dan Anda kaitkan dengan alasan Anda untuk maju dan berubah.
*MENERIMA DIRI ADALAH KUNCI SUKSES UNTUK PERUBAHAN*
Ingatlah bahwa untuk maju dan berubah, Anda memerlukan stamina. Ingatlah bahwa stamina Anda hanya akan kuat dan bertahan, hanya jika memenuhi dua kondisi:
- Bersyukur jika berhasil;
- Bersabar jika belum berhasil.
Khusus untuk soal bersabar, sikap MENERIMA yang SEIMBANG dengan keterbatasan diri sebagai manusia, adalah hal terpenting yang harus Anda pegang. Anda ingin sukses, tapi suksesnya manusia. Anda ingin mampu berhadapan dengan hambatan dan kendala, tapi yang masih bisa ditolerir manusia. Sikap menerima
keterbatasan dengan benar inilah, yang akan menjadikan Anda benar-benar bisa mencapai apapun yang Anda inginkan.
Saat Anda bersikap terlalu ‘nrimo’, Anda tidak akan pergi ke mana-mana. Anda hanya akan tetap diam atau sekedar berjalan di tempat saja. Saat Anda bersikap tidak bisa atau tidak mau menerima, maka Anda bukan akan bahagia, tapi malah merasa berhadapan dengan malapetaka.
Bagaimana Anda menyikapi lesunya bisnis?
Bagaimana Anda menghadapi rendahnya cash flow?
Bagaimana Anda melihat dan merasakan ‘malas’nya orang-orang Anda?
Bagaimana Anda jika kantor yang Anda bangun roboh terkena gempa?
Bagaimana Anda mengakali persaingan bisnis yang makin ketat?
Jika Anda tetap bersikap menerima dengan seimbang, maka sekalipun segala sesuatunya tetap sama, akan selalu ada yang berubah di hari-hari mendatang. Minimal, ya mood Anda tentu saja. Lumayan toh?
Dengan sepenuhnya menerima segala kesulitan, Anda telah membuka diri terhadap segala kemungkinan. Di situlah, Anda akan mulai melihat berbagai kesempatan, yang sebelumnya mungkin terlihat sebagai hambatan. Di tingkat syaraf, Anda telah menciptakan koneksi syaraf yang baru, dan dari situ, akan
tercipta berbagai jawaban. Dengan menerima Anda akan menjadi lebih kreatif. Maka, marilah kita gali lagi berbagai alasan, yang menjadi motivasi kita untuk berubah. Kita mulai saja dari yang salah.
*ALASAN SALAH UNTUK MAJU DAN BERUBAH MENCIPTAKAN SIKAP SULIT MENERIMA*
*Salah Keinginan*
Motivasi kita untuk berubah, bisa bersifat negatif atau positif. Perubahan itu, bisa didasarkan pada kepuasan, atau ketidakpuasan.
Orang yang merasa terlalu gemuk, bisa memutuskan untuk berolahraga dan menjadi lebih kurus. Jika ia tidak berhasil mencapainya, ia akan merasa sedih. Sebelumnya, ia merasa sedih, dan sesudahnya ia tetap merasa sedih. Tidak terlalu positif bukan? Padahal, ia tetap bisa merasa senang dan berbahagia dengan tubuhnya. Ia bisa melakukannya, dengan lebih berfokus pada berbagai hal yang telah dicapainya. Pada hal-hal lain yang ia inginkan dan telah didapatkannya.
Bagaimana dengan ini? Seseorang yang sebenarnya sudah punya tubuh ideal. Ia sangat menyukainya, dan ia ingin rasa senangnya bertambah lagi. Maka, secara sengaja ia mulai menikmati berbagai makanan dan minuman yang bisa menjadikannya lebih gemuk. Ia menikmati sekali berbagai makanan dan minuman
yang lezat dan enak di lidah.
Kemudian, ia menyadari bahwa dirinya mulai bertambah gemuk. Lantas ia berpikir, jika ia kembali ke tubuh idealnya, ia akan merasa jauh lebih senang daripada sebelumnya. Ia senang dan berbahagia sebelumnya, dan ia senang serta bahagia setelahnya. Jauh lebih positif bukan?
Kuncinya, adalah memahami KEINGINAN. Apa yang Anda INGINKAN?
Buatlah perubahan di atas dasar apa-apa yang berasal dari dalam.
*Salah Kick Start*
Alasan salah yang lain untuk berubah, adalah tekanan lingkungan sejawat dan media. Segala hal di sekitar kita mengatakan apa yang SEHARUSNYA kita lakukan, dan bagaimana SEHARUSNYA kita menjadi seseorang. Mencoba untuk memenuhi semua tuntutan itu, hanya akan bermuara pada rasa frustrasi dan
penolakan.
Adalah SULIT untuk melakukan apa yang kita HARUS, dan lebih MUDAH melakukan apa yang kita INGIN. Maka, bangunlah kekuatan keinginan Anda. Tanyakan pada diri Anda sendiri, apa yang diinginkannya. Kemudian, kejarlah peningkatan-peningkatan sederhana yang bisa dicapainya.
*Salah Pendekatan*
Pendekatan Anda juga bisa menciptakan alasan yang salah untuk maju dan berubah. Jika Anda perfeksionis, Anda akan men-set target yang tidak realistik. Dengan begitu, Anda telah mengutuk diri sendiri untuk gagal dan tidak berbahagia. Tujuan Anda adalah self improvement dan bukan self perfection.
Anda tidak akan pernah bisa terbang dengan sayap Anda sendiri, sebab Anda bukan malaikat. Anda hanya bisa melakukannya, dengan sayap pesawat.
*Salah Obsesi*
Perilaku obsesif juga merupakan alasan yang salah. Sikap obsesif itu disfungsional. Ia mengamputasi. Turun berat badan pasti berbeda dari bulimia atau anorexia nervosa. Yang pertama masih sehat, yang kedua bisa membuat Anda lewat.
Semua pengembangan diri yang Anda jalani, adalah untuk menguasai dan untuk mengerti, bukan untuk membuat Anda sempurna. Sekali lagi, satu-satunya keharusan Anda adalah menyeimbangkan sikap menerima, dengan berbagai keterbatasan yang Anda punya. Anda tidak bisa sekedar ‘nrimo’, dan Anda juga
tidak bisa sekedar ‘nggak terima’.
*MENERIMA KETIDAKSEMPURNAAN ADALAH SEMPURNANYA MANUSIA*
Ingat ini. Di dalam dunia yang sempurna, setiap orang akan sama. Setiap orang terbuat dari plastik, yang dibentuk dengan cetakan kesempurnaan. Setiap orang tidak hidup, karena semuanya seragam. Padahal, hidup adalah keragaman.
Di dalam dunia yang nyata, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan. Inilah yang mendefinisikan manusia. Inilah yang menciptakan kepribadian atau personality. Ini jugalah yang memberi Anda peluang, untuk mendemonstrasikan kekuatan, dan mengambil tindakan, ketimbang menjadi takut karena keragaman.
*TERIMALAH BAHWA ANDA TELAH SEMPURNA*
Jika Anda pikir-pikir, Anda bisa menemukan bahwa kelemahan itu tidak ada, sebab Yang Maha Kuasa telah menciptakan Anda dengan sebaik-baiknya. Anda juga telah dibekali-Nya dengan pedoman yang sempurna. Kelemahan Anda hanya terletak pada kemanusiaan Anda. Dalam “kesempurnaan” dari tidak sempurnanya
Anda, yang ada adalah peluang untuk menunjukkan kekuatan, karakter dan kepribadian sesuai pedoman-Nya.
Jadi, terima saja segala sesuatu apa adanya. Terimalah dengan penerimaan yang seimbang, dan dengan aktivitas berubah demi kemajuan yang seimbang. Terimalah diri Anda sebagai manusia, yang telah sempurna dengan keterbatasannya.
*MENERIMA ORANG LAIN ADALAH KUNCI SUKSES UNTUK PERUBAHAN*
Selain alasan berubah yang bersifat pribadi, alasan Anda juga pasti bersifat sosial. Dalam menuntut orang-orang di sekitar Anda untuk berubah sejalan dengan keinginan Anda, Anda harus bisa melihat alasan perubahan mereka, juga dengan kacamata yang benar dan positif. Apapun alasan Anda untuk berubah,
selalu mempengaruhi orang lain di sekitar Anda, yang juga mau berubah dan maju menurut versinya. Anda, harus memahaminya.
1. Ingatlah untuk selalu berusaha meyakinkan orang-orang di sekitar Anda, tentang apa yang Anda inginkan untuk berubah.
2. Nikmatilah kenyataan bahwa setiap orang di sekitar Anda, membutuhkan pekerjaan yang berarti. Tak ada yang bisa membunuh semangat lebih cepat, dari pada tugas-tugas yang keterlaluan remehnya. Keragaman dan tanggung jawab, akan membuat mereka termotivasi.
3. Selalulah menyediakan diri, untuk mendengar apa kata orang lain. Berilah mereka penghormatan, dan dengarkan setiap kata yang diucapkan. Jangan hanya diam untuk berpikir dan mencari tahu mengapa mereka salah, atau menebak-nebak apa yang akan mereka katakan selanjutnya.
4. Pujilah mereka atas upayanya, sekalipun upaya mereka gagal atau tidak sesuai harapan. Jelaskan apa yang perlu lebih baik mereka lakukan di masa mendatang.
5. Ikutkanlah setiap orang yang cocok dan relevan, dalam proses pengambilan keputusan.
6. Respeklah pada teman kerja dan bawahan Anda. Pertimbangkanlah pekerjaan dan perasaan setiap orang, seperti Anda melakukannya untuk diri Anda sendiri.
7. Entah bagaimana hasilnya nanti, selalulah mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik, bagi Anda semua dan bagi diri mereka sendiri.
Terimalah orang lain yang juga punya alasan untuk berubah. Sikapilah alas an mereka dengan benar. Silahkan Anda berubah, dan silahkan meraih kemajuan. Seperti juga Anda, orang-orang di sekitar Anda pun menginginkan hal yang sama, yaitu maju dan berubah.

Selasa, 16 November 2010

lanjutan terbitan sebelumnya

4. Lebih Bisa Menjaga Kesucian (Keperawanan / Keperjakaan)
Orang yang jelek / biasa yang memiliki iman yang kuat kurang dilirik lawan jenis untuk diajak melakukan seks bebas sehingga banyak terhindar dari perbuatan dosa, dari pergaulan bebas yang salah jalan, dari pengaruh ajakan narkoba, rokok, minuman keras, dsb. Setelah dewasa pun akan punya rasa percaya diri dan nilai lebih dari orang yang terjerumus pergaulan sesat. Orang yang jelek atau biasa saja bisa juga terjerumus jika tidak punya iman hanya sebagai orang yang diperalat oleh lawan jenis untuk pemuas nafsu, pemorotan uang, dll. Yang pasti setelah dewasa dan sadar orang jelek / biasa akan lebih menyesal dari yang berpenampilan oke.

5. Punya Banyak Kesempatan Untuk Mencengangkan Orang Lain
Orang yang mukanya biasa ke bawah biasanya kurang diperhitungkan dan dianggap masa depan akan biasa-biasa atau di bawah standard. Namun jika serius menggarap masa depan dan berhasil maka orang yang menganggap rendah kita akan tercengang hebat dan iri. Para lawan jenis pun dari yang acuh bisa berubah menjadi suka karena kepandaian dan kesuksesan yang telah diraih dengan kerja keras hasil banting tulang sendiri.

6. Minim Gangguan Setelah Berkeluarga
Orang yang memiliki muka yang jelek dan biasa umumnya kurang dilirik oleh pihak luar yang dapat menghancurkan koharmonisan rumah tangga yang sedang berjalan. Yang ada mungkin pihak luar yang hanya suka dengan harta yang dimiliki oleh keluarga itu. Dengan begitu bagi orang jelek / biasa yang pandai dan beriman, rintangan hidup semacam itu tidak akan diindahkan.

7. Meminimalisir Berbagai Tindak Kejahatan / Kriminalitas Seksual
Memiliki wajah yang dianggap bagus akan membahayakan kita ketika masih kecil dan remaja yang umumnya memiliki pemikiran yang polos. Ada banyak orang dewasa yang suka memangsa anak di bawah umur serta orang dewasa yang senang menjerumuskan pemuda pemudi abg ke lembah hitam. Memiliki anak yang secara umum dinilai cakep akan lebih membuat kita waswas karena akan lebih aktif dalam menarik rasa suka dari teman sebaya maupun yang lebih tua. Jika tidak diawasi dan dibekali dengan baik, masa depannya bisa hancur berantakan dalam sekejap.

8. Lebih Dihargai Karena Kemampuan Murni dan Keimanan
Seseorang yang cerdas / pandai dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta memiliki keimanan yang baik di sisi agama sehingga memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat umum akan jauh lebih dihargai oleh orang lain dan juga Tuhan. Berbeda dengan orang yang cakep secara fisik namun otaknya biasa dan perilakunya kurang baik di mata masyarakat. Mungkin orang segan kerena dia cakep tapi di belakang akan dicemoh. Orang jelek yang bodoh akan sangat berbahaya di masa depan, karena akan kalah bersaing dengan orang cakep yang bodoh. Tetapi orang jelek yang cerdas akan bisa memiliki ribuan anak buah yang cakep-cakep.